Suasana Demokrasi di SMAN 1 Kandangserang: Pelaksanaan PILKETOS 2025/2026

Kamis pagi, 28 Agustus 2025, mentari bersinar cerah menyinari halaman SMAN 1 Kandangserang. Sejak pagi hari, suasana berbeda sudah terasa. Wajah-wajah antusias tampak memenuhi lapangan upacara. Hari itu bukan hari biasa, melainkan hari yang ditunggu-tunggu: pesta demokrasi siswa untuk memilih Ketua OSIS masa bakti 2025/2026.

Pelaksanaan diawali dengan apel pagi. Bapak Rahmulyo Dudi Suseno, S.E, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, berdiri di hadapan seluruh siswa sebagai pembina apel. Dengan suara tegas dan penuh semangat, beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya demokrasi, kejujuran, dan tanggung jawab. Apel pagi itu seakan menjadi pembuka resmi pesta demokrasi siswa yang penuh makna.






Usai apel, acara dilanjutkan dengan orasi visi dan misi dari para calon Ketua OSIS. Satu per satu calon maju ke podium, menyampaikan gagasan dan tekad mereka untuk membawa OSIS SMAN 1 Kandangserang menjadi lebih baik. Dengan penuh keyakinan, mereka berbicara lantang, memaparkan rencana, serta memberikan janji untuk menjadi pemimpin yang amanah. Sorak tepuk tangan siswa menambah semangat, menunjukkan bahwa seluruh warga sekolah menyimak dengan penuh perhatian.


Setelah penyampaian visi dan misi, acara berlanjut ke debat calon Ketua OSIS. Suasana semakin hidup ketika kedua calon kembali tampil, kali ini menjawab pertanyaan dari panelis yang terdiri dari Bapak Yofi Sulistyo, S.Pd., Bapak Sunardi, M.Pd., dan Ibu Widi Mulatsih, S.Pd.. Berbagai pertanyaan kritis dilontarkan, menguji kesiapan, kecerdasan, serta komitmen kedua calon. Para siswa pun larut dalam suasana intelektual, menimbang siapa sosok yang paling pantas memimpin mereka.

Setelah debat, tibalah saat yang paling ditunggu: pencoblosan PILKETOS. Panitia telah menyiapkan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di area sekolah. Barisan siswa terlihat rapi dan tertib menunggu giliran untuk memberikan hak suaranya. Suasana seolah menyerupai pemilu sungguhan, lengkap dengan bilik suara dan kotak suara.



Setiap siswa, guru, dan tenaga kependidikan berpartisipasi dengan penuh kesadaran. Tidak ada yang ingin melewatkan kesempatan berharga ini, sebab setiap suara memiliki arti penting untuk menentukan arah kepemimpinan OSIS setahun ke depan.


Demokrasi Melalui PILKETOS

Pemilihan Ketua OSIS bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah miniatur demokrasi yang nyata di lingkungan sekolah. Melalui PILKETOS, siswa belajar bahwa suara mereka memiliki arti, setiap pilihan adalah tanggung jawab, dan perbedaan pilihan harus dihargai.

Nilai-nilai demokrasi seperti kejujuran, keterbukaan, musyawarah, serta penghargaan terhadap hasil pilihan bersama tercermin dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari penyampaian visi-misi, debat, hingga pencoblosan. Inilah pembelajaran berharga yang tidak bisa ditemukan hanya di dalam kelas.

Demokrasi di sekolah melalui PILKETOS menanamkan kesadaran bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang prestise, tetapi tentang amanah untuk bekerja demi kepentingan bersama. Dari sinilah lahir calon-calon pemimpin bangsa yang berintegritas, karena mereka ditempa sejak dini melalui pengalaman nyata berdemokrasi.


Hari itu, SMAN 1 Kandangserang benar-benar diramaikan oleh semangat demokrasi. Semua rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh keceriaan. PILKETOS kali ini tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin OSIS, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata tentang demokrasi, partisipasi, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah.

Di bawah langit cerah, pesta demokrasi siswa itu meninggalkan kesan mendalam. Sebuah pengalaman yang kelak akan selalu dikenang, bahwa di SMA tercinta ini, siswa bukan hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar berdemokrasi dengan cara yang elegan dan bermakna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar